transkrip.onlineMasuk

Panduan · Format lampiran

Format transkrip wawancara untuk skripsi

Susunan lampiran, pilihan verbatim atau bersih, notasi yang lazim, cara menyamarkan identitas, dan cara memberi nomor baris untuk koding. Aturan akhirnya tetap pedoman kampusmu — panduan ini membantu saat pedoman tidak merinci.

Diperbarui

Susunan transkrip dalam lampiran

Satu transkrip per informan atau per sesi, masing-masing berisi:

  1. Judul, misalnya “Transkrip Wawancara Informan I-04”.
  2. Identitas wawancara: kode informan dan keterangan singkat (misalnya “pelaku usaha, 28 tahun”), tanggal, tempat atau media (tatap muka, daring), durasi, dan kode pewawancara.
  3. Keterangan notasi bila kamu memakai notasi khusus — cukup sekali di awal lampiran.
  4. Isi transkrip dalam tabel (No, Waktu, Pembicara, Ucapan) atau format dialog.

Huruf, spasi, margin, dan penomoran halaman lampiran mengikuti pedoman kampusmu. Bila tidak diatur, Times New Roman 12 dengan tabel bergaris adalah pilihan yang aman dan mudah dibaca.

Verbatim atau bersih (clean verbatim)

Ini keputusan metode, bukan sekadar gaya. Tentukan sejak awal dan tulis alasannya di bab metode.

Verbatim penuhBersih (clean verbatim)
Semua kata ditulis, termasuk “eh”, “anu”, pengulangan.Kata pengisi dan pengulangan yang tidak bermakna dihapus.
Jeda, tawa, dan ucapan terpotong dicatat dengan notasi.Hanya notasi yang memengaruhi makna yang dipertahankan.
Cocok untuk analisis wacana, percakapan, dan linguistik.Cocok untuk analisis tematik dan sebagian besar studi kasus.

Ucapan yang sama dalam dua gaya:

VERBATIM PENUH

I-01: Eh, jadi... jadi waktu itu saya, anu, belum tahu caranya. [tertawa] Ya belum tahu sama sekali.

BERSIH

I-01: Jadi waktu itu saya belum tahu caranya. [tertawa] Belum tahu sama sekali.

Transkrip mesin, termasuk dari transkrip.online, bisa tidak menuliskan semua kata pengisi seperti “eh” atau “anu”. Bila metodemu butuh verbatim penuh, lengkapi bagian itu saat memeriksa sambil mendengarkan.

Notasi yang umum dipakai

Tidak ada satu standar untuk semua kampus. Pilih notasi yang kamu butuhkan, pakai secara konsisten, dan jelaskan di awal lampiran.

NotasiArti
[tertawa]Pembicara tertawa. Bisa juga [batuk], [menghela napas].
[jeda]Diam cukup lama. Sebagian peneliti menulis lamanya, misalnya [jeda 5 detik].
...Ucapan terhenti sejenak lalu dilanjutkan.
—Ucapan terpotong atau disela pembicara lain.
[tidak terdengar 00:12:31]Bagian yang tidak bisa ditangkap, beserta waktunya.
[bersamaan]Dua orang atau lebih bicara bersamaan.
[nama sekolah]Nama yang disamarkan untuk menjaga identitas.
(bahasa Jawa: ...)Ucapan berbahasa daerah dengan terjemahan atau keterangannya.

Kode informan dan anonimisasi

  • Kode pembicara: P atau Pw untuk pewawancara, I-01, I-02 untuk informan. Untuk FGD: M untuk moderator, P1, P2 untuk peserta.
  • Kode yang bermakna boleh dipakai bila membantu analisis, misalnya G-01 untuk guru dan S-01 untuk siswa.
  • Samarkan detail pengenal: nama orang lain, sekolah, kantor, desa, atau akun media sosial. Ganti dengan keterangan umum dalam kurung siku, misalnya [nama kepala desa].
  • Simpan kunci kode terpisah dari transkrip, di tempat yang hanya bisa kamu akses.

Di transkrip.online, label Pembicara 1 dan Pembicara 2 bisa langsung diganti dengan kode seperti P dan I-01. Semua baris ikut berubah, termasuk di berkas Word yang kamu unduh.

Nomor baris untuk koding

Nomor memudahkan merujuk kutipan saat analisis, misalnya “I-04: 13–14”. Ada dua cara di Microsoft Word:

Nomor per ucapan (di dalam tabel)

Tambahkan kolom di kiri tabel, blok seluruh kolom itu, lalu pilih Penomoran di tab Beranda. Setiap baris tabel mendapat nomor otomatis, dan nomornya ikut bergeser bila kamu menambah baris.

Nomor per baris teks

Fitur Nomor Baris Word (tab Tata Letak) tidak menomori isi tabel. Bila kamu butuh nomor per baris teks, ubah tabel menjadi teks lebih dulu (Tata Letak Tabel › Konversi ke Teks), atau unduh versi TXT lalu tempel ke dokumen baru. Setelah itu aktifkan Tata Letak › Nomor Baris › Berkelanjutan.

Pilih salah satu

Nomor per ucapan lebih stabil saat dokumen diedit; nomor per baris lebih rinci untuk kutipan panjang. Pakai satu cara untuk semua transkrip.

Contoh format akhir

Potongan rekaan yang menerapkan kode informan, notasi, anonimisasi, dan nomor per ucapan:

TRANSKRIP WAWANCARA INFORMAN I-04 — WIRAUSAHA DARING PEREMPUAN

Informan
I-04 (pemilik toko daring, 28 tahun)
Tanggal
15 September 2026, daring
Durasi
52 menit
NoWaktuPembicaraUcapan
1200:06:40PBagaimana reaksi keluarga waktu Mbak memutuskan berhenti kerja kantoran?
1300:06:46I-04Awalnya ibu saya kaget. [tertawa] Katanya, “Nanti gajinya dari mana?”
1400:06:55I-04Tapi setelah toko di [nama pasar daring] mulai jalan ... ya, beliau malah ikut bantu packing.
1500:07:08PKapan kira-kira tokonya mulai jalan?
1600:07:11I-04Bulan keempat. [tidak terdengar 00:07:13] lumayan.

Contoh format lain ada di contoh transkrip wawancara.

Daftar periksa sebelum dilampirkan

  • Semua transkrip memakai format, kode, dan notasi yang sama.
  • Tidak ada nama asli atau detail pengenal yang lolos dari penyamaran.
  • Bagian yang tidak terdengar ditandai, bukan ditebak.
  • Nama tempat, istilah, dan angka sudah dicek ke rekaman.
  • Identitas wawancara lengkap di awal setiap transkrip.
  • Huruf, spasi, dan margin sesuai pedoman kampusmu.

Mulai dari transkrip yang sudah terbagi per pembicara dan berstempel waktu — kamu tinggal menerapkan format di atas.

Coba sekarangRp3.000 per jam audio

Tanya jawab

Font dan spasi apa yang dipakai untuk transkrip skripsi?

Ikuti pedoman kampusmu. Banyak pedoman memakai Times New Roman 12 dengan spasi 1 sampai 1,5 untuk lampiran, tetapi aturannya berbeda-beda. Tanyakan ke pembimbing bila pedoman tidak menyebutkannya.

Mana yang lebih baik, verbatim atau clean verbatim?

Tidak ada yang lebih baik secara umum; pilih sesuai metode. Analisis wacana, percakapan, atau linguistik biasanya butuh verbatim penuh. Analisis tematik dan sebagian besar studi kasus cukup dengan transkrip bersih. Sebutkan pilihanmu di bab metode.

Apakah boleh memperbaiki tata bahasa informan?

Dalam transkrip bersih, kata pengisi dan pengulangan boleh dihapus, tetapi makna dan pilihan kata informan tidak diubah. Jangan menulis ulang kalimat menjadi bahasa baku bila itu mengubah cara informan berbicara.

Bagaimana kalau informan meminta namanya disebut?

Sebagian penelitian memang memakai nama asli dengan persetujuan tertulis. Ikuti kesepakatan dalam lembar persetujuan dan pedoman etika kampusmu; bila ragu, pakai kode.

Notasi apa yang wajib dipakai?

Tidak ada satu standar yang berlaku untuk semua kampus. Yang penting konsisten dan dijelaskan, misalnya dalam keterangan notasi di awal lampiran.

Fokus ke format dan analisis, bukan mengetik.

Unggah rekaman, ganti label pembicara dengan kode informan, lalu unduh Word.

Coba sekarang

Rp3.000 per jam audio · saldo tidak hangus